Sulawesi di Kepung Patahan, Inilah Sebab Gempa Luwuk

0

Jumat sore (12/4) tepatnya pukul 18:40 WIB, gempabumi menghebohkan warga Luwuk dan sekitarnya dengan guncangan yang cukup dahsyat, berkekuatan 6.9 Mw dan dengan kedalaman  yang cukup dangkal, 17 km.  Hampir dua dekade lalu, 4 Mei 2000, kawasan ini pernah mengalami hal yang serupa, gempa berkekuatan 7,5 SR mengakibatkan kerusakan parah pada puluhan bangunan serta memicu tsunami setinggi 6 meter di wilayah Totikum, hingga kemudian menelan setidaknya 40 korban jiwa dan ratusan orang luka – luka.

Tektonik Sulawesi yang Kompleks

Sulawesi memiliki kondisi tektonik yang kompleks, termasuk diantaranya pada kawasan Sulawesi Tengah di mana lempeng dari Kepulauan Banggai menggencet badan sulawesi pada sisi timur. Mekanisme tumbukan ini serupa dengan yang terjadi saat India menumbuk benua Asia yang kemudian menghasilkan tinggian Himalaya. Hanyasaja, dayanya tak sebesar itu.

Belasan juta tahun lalu, potongan Lempeng Banggai masih menjadi bagian dari tatanan lempeng benua Australia, berderetan dengan potongan Lempeng Kepala Burung Papua. Desakan Lempeng Benua Australia yang pada mulanya berarah ke timur laut, terhalau oleh pergerakan Lempeng Pasifik yang mendorong ke arah barat daya, sehingga sebagian potongan lempeng Australia terdorong ke arah barat laut, membentuk busur – busur kepulauan Indonesia Timur.  Termasuk potongan lempeng Banggai yang terpisah dari Papua dan bergerak menumbuk lengan timur Sulawesi.

Proses pemisahan tersebut, berdasarkan dongeng dari Paklek Salahuddin Husein, salah satu pakar tektonik Indonesia, kemudian mengakibatkan munculnya banyak sesar normal berarah relatif utara-selatan yang memotong-motong kerak benua Banggai.

☹ Aku juga pernah main tanah liat, pas tak ulur dibagian tengahnya mbentuk rekahan gitu lho bulek..

😊 Ya mirip gitu thole, rekahan yang terbentuk akan tegak lurus dengan gaya tarikan.. karena pergerakan relatif timur – barat, makanya rekahan berupa sesar normal berarah relatif utara selatan. Rekahan – rekahan ini yang kemudian sangat rentan menjadi sumber gempa.

Tumbukan Banggai – Sulawesi

Lempeng Banggai terus bergerak hingga menumbuk lengan timur Pulau Sulawesi. Kondisi inilah yang mengakibatkan Sulawesi sangat aktif tatanan tektoniknya. Paklek Salahuddin Husein menjelaskan lebih lanjut, bahwa tumbukan tersebut menjadi sebuah peristiwa tektonis terbesar di Indonesia Timur yang mengubah fisiografi Sulawesi hingga tampak seperti saat ini, yang juga difasilitasi oleh pergeseran Sesar Palu-Koro hingga Matano. Di ujung yang lain, benturan Banggai diakomodir oleh Sesar Balantak. Sedangkan proses pemendekan di bagian depan kolisi difasilitasi oleh sabuk sesar-anjak lipatan Batui.

Re-aktifasi Sesar Sebabkan Gempa Luwuk

Meskipun Sulawesi memang memiliki tatanan tektonik yang kompleks dan dikepung banyak patahan besar, gempa Luwuk bukan disebabkan oleh salah satu patahan besar tersebut. Umumnya semua kerumitan tektonik tersebut dianggap akibat benturan potongan kerak benua Banggai-Sula dengan Lengan Timur Sulawesi, yang efek deformasinya menjangkau hampir semua wilayah di Sulawesi. Tampaknya demikian juga dengan gempa Luwuk ini.

Pemendekan di ujung utara oleh zona deformasi Batui serta tarikan di ujung barat oleh rangkaian Sesar Matano menuju Sesar Palu-Koro menyebabkan patahan-patahan turun lokal di Banggai mengalami reaktifasi sebagai patahan geser dekstral, yang memicu beberapa gempa kecil di area tersebut, hingga yang terbesar terjadi kemarin.

☹ Berarti ini semacam bekas luka yang tergores kembali ya Bulek?

😊 Memang banyak bekas luka yang justru lebih mudah untuk kembali terluka..

☹ Tiap diakhir penjelasan gini, pasti Pakde pesen untuk jangan panik. Ikuti instruksi lembaga yang berwenang, baik BMKG ataupun BPBD.

😊 Betuuulll.. Makin pinter ya.. Teknologi pemantauan dan prosedur bencana telah sedemikian rupa disusun sebagai upaya untuk melindungi kita semua. Sisanya terserah alam, yang terkadang memang terlalu rumit untuk dikuantifikasikan akal manusia.

 

 

 

Liked it? Take a second to support Dongeng Geologi on Patreon!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here