Sinkhole Akibat Gorong-gorong Buatan

2

Munculnya lubang besar di Legok Nyenang, Sukabumi pada tanggal 6 Sept 2018 ini sangat mengagetkan.

Bagi ahli kebumianpun juga heran karena biasanya muncul di daerah kars, Tetapi lokasi sinkhole ini tepatnya berada di RT 05 RW 02 Desa Sukamaju, Kec. Kadudampit, Kota Sukabumi (106°54’53.75″BT; 6°52’25.87″LS).

Lokasi sinkhole dan aliran air sekitarnya

Secara Geologi daerah ini adalah endapan lahar yg mengalami pelapukan tinggi (daerah vulkanik). Biasanya sinkhole terbentuk pada daerah batu gamping atau kars. Gejala ini. secara alami, sering juga dijumpai di daerah pegunungan selatan Jawa, maupun di daerah kars lainnya.

🙁 “Lah iya, Pakde. Kok yang ini aneh ya”
😀 “Makanya ada yang penasaran dengan kejadian ini, Thole. Ahli geologi selalu ingin tahu. Bukan Sok tahu, kayak kamu.
🙁 “Haiyak Pakde niku”.
Seorang geologist muda Muhammad Syahrul Romadhon Kamil yang suka menelusuri gua, tentunya menjadi penasaran mendatangi lokasi ini dan bercerita sekaligus mencari penyebabnya.
🙁 “Wah, hebat Pakde, ada geologist suka masuk gua !”

Menurut Syahrul, yang lulusan UNDIP ini, sinkhole ini terbentuk pada endapan lahar yg mengalami pelapukan tinggi (daerah vulkanik), hal ini menarik krn sifat batuan pd daerah vulkanik beda dg kawasan karst. Dimensi sinkhole P=6,5m, L=4m, & dalam=6m.

Kondisi Geologi

Peta Geologi daerah terjadinya Sinkhole

Dari peta geologi yang dimilikinya Syahrul yakin kalau daerah ini merupakan lereng Gunungapi G.Gede Pangrango. Tertutup oleh endapan Aliran Lahar Garung (Gral), berupa endapan lahar, kelabu, kerikil-bongkah andesit membundar tanggung 50% dlm masa dasar lumpur 50%, berselingan dg lapisan tipis endapan fluviatil, aliran piroklastika & jatuhan piroklastika, terdapat potongan kayu, bagian bawah kompak (PVMBG).

Terbentuknya Sinkhole Sukamaju, Sukabumi

Sebelumnya sinkhole sudah ada dg diameter sekitar 1m. Pd 6 September 2018 sktr pukul 11.30 WIB sinkhole mengalami pembesaran, krn runtuhan lapisan tanah jenuh air di permukaan yg digunakan sebagai sawah. Pada bagian bawah sinkhole terdapat saluran air bawah tanah buatan Cigalunggung (saluran spt gorong2 tanpa penyangga), Menurut masyarakat saluran tsb dibuat oleh orang tua sejak jaman dahulu. Saluran ini berarah baratlaut-tenggara. Panjang saluran dari inlet ke outet sekitar 50 m, dengan beda ketinggian 2 m.

Kondisi inlet saluran dipenuhi oleh air, karena pada bagian yang terdapat sinkhole tertutup material runtuhan. Pada bagian outlet air mengalir setinggi mata kaki org dewasa, dimensi outlet memiliki L=2,5m & T=3,2m.

Terbentuknya SInkhole ini sangat mirip dengan sinkhole yang sering dijumpai pada daerah kars, daerah batugamping yang banyak memiliki sungai bawah tanah

Proses pembentukannya hampir sama seperti yang terjadi di kawasan karst, yg membedakan adalah sistem drainase bawah permukaan yg dibuat oleh manusia, beda dg yg ada di kawasan karst yg terbentuk alami.

Potensi Bahaya
Dengan mengamati kondisi bawah permukaannya yang berupa saluran buatan tanpa penutup ini, Syahrul memperkirakan bawa daerah diatas sepanjang saluran ini juga berpotensi membentuk sinkhole.

Melihat kondisi batuan yg sgt lapuk, dimungkinkan dpt terjadi runtuhan baru sepanjang aliran radius 4m. Shg masyarakat harap hati2 & tdk melakukan aktivitas di atas saluran.

Memetakan bawah permukaan tentunya bukan hal yang mudah. Dan tidak berrisiko terutama saluran yang sangat rapuh ini.

Namun dengan alat yang terbatas, sudah dapat diperkirakan dimana saja disekitar tempat ini yang perlu diwaspadai.

Terbentuknya Sinkhole di daerah kars, sudah pernah didongengkan disini :

Amblong membentuk luweng (Sinkhole)

 

2 KOMENTAR

  1. Pak De, jika inlet nya tertutup oleh sinkhole yang terbentuk, pasokan air ke gorong2 juga berkurang, sehingga air yang mulanya jadi “penyangga” akan hilang. Jadi kalau terjadi amblesan lagi penyebabnya selain karena lapisan batunnya lapuk juga adanya “penyangga” yang hilang. Bisa begitukah Pak De?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here