Gempa (?) Nuklir Korea

16

zmap35167.jpgLah yang kali ini ada gempa yang dipercaya akibat ledakan nuklir yang terjadi di Korea tanggal 9 Oktober 2006 yang terekam oleh peralatan pemantau gempa alamiah. Kalau yang di Jogja itu beda looh … Hmm, kok tau gempa nuklir dan gempa alamiah, ya?

kalau sebelumnya saya crita tentang forensic geology, kali ini menyangkut forensic seismology. Ya, ini forensic seismology. Ada perjanjian dunia yang disebut CBCT yang isinya persetujuan untuk mengawasi daerah bebas percobaan nuklir.
Trus …. apa saja yg menarik dari gempa nuklir ini ?

Pada tanggal 9 Oktober 2006, Korea utara memberikan Amatan ke China 20 menit sebelum dilaksanakannya percobaan nuklir. Amaran ini juga diberikan ke Amerika serikat, Korea Selatan dan juga Jepang.

USGS melaporkan telah dideteksi adanya “artifical earthquake” pada jam 10:35 a.m. Minggu 9 October waktu setempat (9:35 p.m. EDT) Lokasinya diperkirakan berada 240 miles Timurlaut dari Pyongyang, ibukota North Korean . Kira-kira 45 miles dari kota kecil Kimchaek. Korea Utara pun akhirnya memberitahukan juga setelahnya bahwa percobaan nuklir ini sukses.

Kesuksesan ini dirayakan di Korea Utara.
“The nuclear test was conducted with indigenous wisdom and technology 100%. It marks a historic event as it greatly encouraged and pleased the KPA (Korean People’s Army) and people that have wished to have powerful self-reliant defence capability.”

Apakah bener Korut telah melakukan percobaan nuklir ?

Nah disini sangat menarik. Kalau dulu di Selatan Jawa malah ada gempa yang diperkirakan sebuah percobaan nuklir, tetapi kali ini justru dipertanyakan apakah bener telah dilakukan percobaan ini. Barangkali itu nuklir palsu ? Barangkali hanya jutaan ton sekian Kiloton TNT diledakkan sehingga menggetarkan bumi dengan kekuatan setara nuklir. Jangan-jangan Korut memanipulasinya atau mengakali seolah-olah telah memilki nuklir seperti ndobol-ndobolan soal starwars dulu. Atau jangan-jangan ledakan tersebut gagal dan sewaktu-waktu meledak beneran tak terkontrol ?

Blast Yield

764There is confusion however on the scale of the suspected nuclear blast, due to the different magnitude readings picked up by the different monitoring systems. Russian Deputy Prime Minister and Defense Minister Sergei Ivanov said the North Korean nuclear device was the equivalent of 5 to 15 kilotons of TNT. Calculations based on the US Geological Survey and South Korean results suggest an explosion between 550 tons to 1 kiloton of TNT. In comparsion, the bomb dropped on Hiroshima in 1945 was the equivalent of 13 kilotons of TNT. As North Korea is believed to have developed weapons witha yield of 10-20 kilotons, the low yield of the test suggests that either the weapon was a ‘dud’, and didn’t explode as expected, or that the test was a fake.

Mb = 4.262 + .973LogW

Where Mb is the magnitude of the body wave, and W is the yield (calculation from ArmsControlWonk).

zucca1.gifzucca2.gifSiapa saja sih yang berkepentingan mengetahuinya ?

Selain musuh-musuhnya juga ada perjanjian dunia yang mengatur tentang pelarangan percobaan nuklir yaitu Comprehensive Nuclear Test-Ban Treaty (CTBT).

Badan ini dibawah UN yang memonitor setiap gejala-gejala adanya percobaan nuklir yang dilakukan di bumi ini. Di bumi yang rapuh ini. Di bumi yang sangat unik ini seperti yang saya tulis sebelumnya di sini. Coba saja lihat peralatan monitor mereka. Cukup canggih juga. Ilmu yang dipakai disini dikenal dengan “Forensic seismology“, mirip dengan forensic dan geologi. Namun disini mencari dan memperkirakan seperti apa ledakan itu, seberapa besar dayanya dst. Badan ini mambatasi kekuatan percobaan yang harus dibawah 150 Kiloton.

Penjalaran gelombang gempa akibat percobaan nuklir ini bisa dilihat di gambar diatas,

zucca5.gifSalahsatunya adalah pengenalan getaran gempa natural (alamiah), dengan gemp[a akibat ledakan khususnya ledakan nuklir.

Disebelah ini salah satu contoh bagaimana membedakan ledakan nuklir di India yang dideteksi Paksitan, dibandingkan dengan getaran gempa di lokasi yang sama. Terlihat bahwa getaran nuklir akan memiliki “first break” awal getaran yang sangat kuat dan diikuti oleh getaran kecil selanjunya. Sedangkan getaran gempa memilki waktu getar yang lebih panjang (lebih lama).

Apa yang direkam oleh station gempa ?

hp_4hz_3p.jpgn-korea-seismogram-200610.jpgUSGS mencatat kekuatan gempa sebesar 4.2 Mb . Iris mencatat dan memberikan rekaman getaran gempa seperti disebelah ini. Korea selatan mencatat kekutan getaran gempa ini sebesar 3.58-3.57 tremor.
teroritical-travelneic_tqab_tt.gifTernyata banyak juga yang meragukan tentang getaran gempa nuklir ini. Salah satunya bisa dibaca disini. Perbedaan kekuatan gempa yang terukur oleh USGS dengan Korea Selatan juga banyaknya hal yang perlu diinterpretasikan. Russia meyakini percobaan nuklir ini tetapi tidak mendeteksi adanya radiasi. USGS juga memberikan bagaimana secara teoritis untuk melihat first break dari getaran ini seperti terlihat pada gambar sebelah kanan.

Sebenernya apa sih kepentingannya mengetahui gempa nuklir ini ? Tentunya buanyak, lah misalnya soal keamanan dunia (militer) . Juga adanya pelarangan peledakan nuklir diatas 150 Kiloton TNT dan juga eh siapa tahu nanti memicu gempa-gempa lain ? … hiiy ngeri yah .

Kalau ada orang meledakkan nuklir terus disusul gempa dan memicu tsunami. Walah jadi senjata (WMD) ampuh .. upst !

Looh … ternyata iya looh. Segera setalah percobaan ini, terasa ada getaran gempa kuat di Jepang seperti juga yang dituliskan disini. Apakah mereka melakukan percobaan nuklir ke dua ?.

Wis mboh lah, …. semakin dipikir gempa buatan ini malah bikin bergidik bulu romaku πŸ™
Eh, tapi ada yang menarik nih ….. kalau Indonesia sudah bisa meramalkan gempa trus kita teriak-teriak …

” eh duapuluh menit lagi Indonesia mau melakukan percobaan nuklir nih !”
… dan Duerr!!!!!

Australi pasti takut nanti kita dikira punya senjata nuklir beneran πŸ˜›
Menurut wiki kita sudah ikutan tanda tangan CTBT tetapi belum meratifikasi.

Sumber gambar : USGS, IRIS dan CBCT

16 KOMENTAR

  1. http://indonesia.hercolubus.net

    β€œAda celah dalam yang sangat besar di dasar laut, yang mana telah berhubungan dangan api di bumi. Ini tiba secara langsung ke ekperimen atom yang dilaksanakan oleh ilmuwan dan kekuasaan-kekuasaan yang percaya bahwa diri mereka sendiri yang maha kuasa. Mereka belum mempertimbangkan konsekuensi kekejaman atau kekejian yang telah mereka lakukan, dan bahkan terus mereka lakukan, melawan planet maupun umat manusia”.
    V.M.Rabolu

  2. manusia memang tdk bisa puas dengan tekhnologi yang ada padahal tekhnologi2 skrng ini sudah membuat lingkungan (alam) dan langit (ozon)benar2 tdk bsa tertolong Tinggal Tunggu Waktu. dan sepertinya dunia mau kiamat dech, Perang Dunia ke-3 udah mau dimulai. Amerika, Israel, Iran, Prancis, Korut sudah terang-terangan bahwa mereka adalah negara yang memakai nulir padahal nuklir sangat berbahaya bagi lingkungan.

  3. Mas Rovicky,
    Mungkin lain kali akan lebih menarik bila masalah forensic seismology-nya bisa lebih diperdalam dgn memuat materi atau contoh gambar seismograph yang bisa membandingkan antara getaran dari sumber ledakan nuklir dengan ledakan bukan nuklir berskala tinggi (TNT,DLL). Sebab membandingkan getaran ekplosif non-nuklir dengan getaran ledakan nuklir tulen akan lebih susah tentunya dibanding ketimbang dengan getaran dari gempa alami kalau kapasitasnya sudah mencapai limit sekian ton charge size.

  4. Seharusny,manusia bs memprediksi gejala2 alam,bakal terjadi suatu malapetaka atau tidak, bertahun2 sebelum kejadian.

    Seperti adanya perkiraan komet akan jatuh,bahkan halley yg akan melintas setiap 70 th sekali sj bisa diprediksi.(pdhl seharusny bagaimana mungkin kejadian 70th yg akan datang,bisa diketahui sekarang?). Itu pun tepat sampai tanggal dan tempatny.Nah,itu pun sbnrny sdh d di Al Quran. (“Tidak akan bisa manusia dan jin menembus langit, kecuali dg kekuatan=iptek )

    Masalahny,skrg,kebanyakn orang lebih tertarik dg luar angkasa dibanding dg bumi ini sendiri. t wajar kenapa kok kejadian yg akn terjadi di angkasa lebih bisa diprediksi dp apa yg akan terjadi di dalam bumi.

    (Dan manusia,dg izinNya, sebenarny bisa memprediksi masa depan.y tentang gejala alam itu tadi.bukannya Alloh sdh bilang bahwa urusn gaib itu hny milikNya. nah,berarti selain yg gaib2, seharusny manusia sdh diberi kemampuan utk itu.tinggal mau mengolahny dg baik p ndak.Bener ndak,coy?)

    Makany,ayo! SEMANGAT!
    wish mercy be upon us.

    regards,

    arko (Farmasi,ugm)

  5. Rifai,
    Benua Atlantis itu menurutku bukan benua dalam arti geologi. Remnant-remnant benua yang mungkin dihuni manusia tentunya remnant benua “muda”. Manusia purba mungkin baru ada 2 juta tahun lalu. Ini dalam skala waktu geologi baru dua jam lalu … artinya masih sangaaaat muda banget.

    Kalau dalam arti sejarah atau mungkin hanya mitos, tentunya banyak tempat yg bisa diduga dimana itu Atlantis yg dimaksudkan Plato. Bisa saja Plato salah wong dia mikirnya bumi ini datar πŸ™‚

  6. aku pikir ga masalah suatu negara memproduksi nuklir,..kalo selama ini PBB ( Amerika ) teriak2 kebakaran jenggot coz KorUt or Iran bwt nuklir, itu hanya ketakutan yang berlebihan dari mereka aja.Lagian selama ini ga pernah ada bukti kedua negara ini ” Menghancurkan ” negara lain dengan nuklir yang mereka miliki. Beda banget sama Amerika yang dengan segala senjata yang di milikinya, membombardir negara lain. Iya ga??? Kalo perlu aku ngedukung baget kalo indonesia memproduksi nuklir besar2an, buat apa Uranium kita di Papua di rampas sia2 oleh AS, mendingan kita pake sendiri.HIDUP NUKLIR……….

  7. aku pikir ga masalah suatu negara memproduksi nuklir,..kalo selama ini PBB ( Amerika ) teriak2 kebakaran jenggot coz KorUt or Iran bwt nuklir, itu hanya ketakutan yang berlebihan dari mereka aja.Lagian selama ini ga pernah ada bukti kedua negara ini ” Menghancurkan ” negara lain dengan nuklir yang mereka miliki. Beda banget sama Amerika yang dengan segala senjata yang di milikinya, membombardir negara lain. Iya ga??? Kalo perlu aku ngedukung baget kalo indonesia memproduksi nuklir besar2an, buat apa Uranium kita di Papua di rampas sia2 oleh AS, mendingan kita pake sendiri.HIDUP NUKLIR……….

  8. aku pikir ga masalah suatu negara memproduksi nuklir,..kalo selama ini PBB ( Amerika ) teriak2 kebakaran jenggot coz KorUt or Iran bwt nuklir, itu hanya ketakutan yang berlebihan dari mereka aja.Lagian selama ini ga pernah ada bukti kedua negara ini ” Menghancurkan ” negara lain dengan nuklir yang mereka miliki. Beda banget sama Amerika yang dengan segala senjata yang di milikinya, membombardir negara lain. Iya ga??? Kalo perlu aku ngedukung baget kalo indonesia memproduksi nuklir besar2an, buat apa Uranium kita di Papua di rampas sia2 oleh AS, mendingan kita pake sendiri.HIDUP NUKLIR……….

  9. klo mercon/petasan seindonesia pas bulan puasa dikumpulin, trus diledakin secara serentak di pulau terpencil sambil sebelumnya ngirim pemberitahuan uji coba nuklir ke eropa, keren kali ya? πŸ˜€

  10. Lha iya…kok ya uji cobanya pas tanggal 9 Oktober, barengan sama ultah-ku. πŸ˜€

    Tapi, kalau Korut sudah “boleh” mainan nuklir…Iran pastinya tambah semangat ya…trus yang jadi alasan utama khan nuklir itu digunakan Korut untuk menjaga kedaulatan wilayahnya (yg mana hak dari tiap – tiap negara)…jadinya boleh aja Indonesia yg sering ekspor uranium, manfaatin sendiri resource-nya.

    Pak…bolehkah sedikit info…adakah upaya pembuktian ada tidaknya UFO melalui analisa geologis/ seismitik, atau method lainnya/

    Maturnuwun atas ragam infonya yang sangat menarik!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here